Selasa, 25 September 2012

Para K-Satria

Satu tahun terasa begitu cepat kawan. Kita telah melalui banyak hal, rintangan, suka dan duka bersama-sama. Hal yang sangat membekas di dalam kehidupan kita yang akan selalu terkenang dalam memori kita. 























Sabtu, 15 September 2012

Sore hari di Embung Tambakboyo


Yogyakarta memang penuh dengan daerah yang menarik untuk dikunjungi. Banyak dari tempat-tempat tersebut kurang diketahui oleh khalayak ramai sehingga kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Salah satunya mungkin adalah Embung Tambakboyo. Embung dalam bahasa Jawa berarti waduk, sedangkan Tambakboyo merujuk daerah dimana embung tersebut berada yaitu di Dusun Tambakboyo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Waduk ini dibangun selama 5 tahun dari tahun 2003 hingga tahun 2008. Fungsi utama waduk ini yaitu sebagai cadangan dan resapan air tanah bagi masyarakat Yogyakarta. Seiring dengan perkembangannya banyak warga yang memanfaatkan sebagai sarana rekreasi seperti memancing, jalan-jalan, atau sekedar melepas penat.

 Masyarakat lokal kota Yogyakarta sendiri ternyata belum banyak mengenal embung tambakboyo. Saya orang Jogja asli juga baru mengenal baru-baru ini saja lewat obrolan dengan seorang teman yang suka memancing. Saya mencoba untuk menanyakan kepada kepada beberapa teman yang lain ternyata juga belum banyak yang tahu. Berangkat dari itu saya mencoba mencari-cari info tentang Embung Tambakboyo lewat pencarian google dan akhirnya lokasi ketemu. Dari info yang didapat embung berada 500 m di sebelah utara perempatan UPN Ringroad. Pejalanan memakan waktu selama lebih kurang setengah jam dari Timoho. Setelah sampai di jalan utara perempatan UPN agak bingung juga akan lokasi embung yang harus masuk lewat perumahan warga. Tulisan lokasi menuju embung juga kurang nampak yang menandakan kurangnya perhatian dalam mewujudkan embung sebagai daerah rekreasi.

Setelah beberapa saat terbingung-bingung dengan lokasi embung akhirnya sampai juga di tempat pemungutan retribusi masuk. Sangat murah untuk kantung mahasiswa dengan manfaat yang didapat yaitu hanya sebesar Rp.2000 untuk satu motor. Setelah masuk saya agak takjub melihat waduk yang cukup luas ada di sekitar keramaian jogja. Saya sangat menyayangkan kenapa lokasi yang cukup potensial ini seolah kurang mendapat perhatian dari pemerintah dalam sektor pariwisata.

 Setelah masuk embung saya berkeliling menggunakan sepeda motor mengitari embung. Tampak beberapa orang sedang jogging santai, muda-mudi yang sedang asyik becanda, dan tampak pula beberapa orang yang sedang asyik dengan kailnya. Satu sama lain sibuk dengan aktivitasnya sendiri-sendiri tanpa mengganggu sehingga menambah keharmonisan di sekitar embung. Setelah satu putaran mengelilingi embung dengan motor, saya tertarik melihat bapak-bapak sedang memancing. Saya memarkir motor dan terjadilah dialog singkat, Saya:” Udah dapet berapa Pak ikannya? Si Bapak:” Ini dapet 7 ekor mas, ikannya disini susah-susah. Kelihatan banyak tapi gak mau makan. Apalagi angin-nya gede bikin senarnya terbang-terbang. “. Saya:”Umpannya pakai apa Pak?” .Si Bapak,”Ini mas, pakai lumut, kalo pakai pelet susah, di sini banyak nila-nya. Kalau mau beli lumut itu di gubug sebelah utara itu mas keliatan dari sini, paling cuman dua ribu udah dapet banyak banget segini (sambil menunjuk kaleng cat tembok ukuran 5 kilo-an)”. 

Takut mengganggu konsentrasi si-bapak yang lagi mancing itu saya pun pamitan pada bapak tersebut. Saya habiskan waktu sore itu menikmati suasana di pinggir embung yang sangat menakjubkan sambil menyesal dalam hati,”Kenapa tadi gak sekalian bawa pancing, hehehe”.

Berikut ini beberapa foto yang sempat saya abadikan dari lokasi Embung Tambakboyo :
Si-bapak lagi mancing 

 Sumber : http://www.jogjatrip.com/id/750/0
http://www.iftfishing.com/fishing-guide/spot/embung-tambakboyo

Sabtu, 21 Juli 2012

Suatu Pelajaran dari Kisah Samkok

Sepenggal membaca ringkasan novel Samkok ( Romance of three kingdom). Dalam sebagian kisah tersebut diceritakan seorang Zhuge Liang, ahli strategi dan Perdana Menteri negara Shu. Memiliki siasat yang selalu jitu dan hampir tanpa cela pada siasat perang yang diciptakannya. Mengabdi pada Liu Bei. Konon Liu Bei butuh ketulusan hati tinggi dan kesabaran untuk merekrut sang ahli strategi ini hingga harus datang langsung ke gunung tempat Zhuge Liang tinggal dan menunggu untuk beberapa hari lamanya agar ia mau diajak bergabung. Pengabdiannya pada negara Shu terus berlangsung hingga Liu Bei meninggal dan tahta diserahkan pada anaknya yang bernama A Dou. Siang malam ia menggunakan seluruh waktunya untuk memikirkan negara hingga akhirnya ia meninggal. Liu Bei begitu hebat, Zhuge Liang juga begitu cerdik. Mereka berdua memang pemimpin dan ahli strategi yang hebat seolah tanpa kekurangan sedikitpun telah membawa negara Shu dalam kedaulatannya. Tetapi setelah mereka berdua meninggal, akhirnya negara Shu dapat digenggam oleh pihak musuh negara menjadi terlalu lemah. Pengganti Liu Bei, yaitu A Dou yang konon kerjaannya hanya main-main saja. Selain itu tak ada pengganti dari Zhuge Liang sebagai Perdana menteri, yang paling tidak berkemampuan setara. Itulah mungkin yang saya sebut kekurangan dari mereka, tidak dapat mencari penerus mereka dalam mencapai tujuan mempertahankan negara dalam hal ini. Seolah mereka hanya menjalankan misi di masa mereka hidup saja tanpa memperhatikan visi yang sesungguhnya. Di sinilah pentingnya sebuah visi yang sering kita lupakan dalam kehidupan kita. Kita melakukan sesuatu terkesan tanpa adanya ‘ruh’ dan berjalan begitu saja, kelihatannya begitu baik. Setelah kita amati dari waktu ke waktu ternyata kita sebenarnya stagnan, tidak berpindah tempat. Bahkan mengalami kemunduran. Yah, mungkin ini sedikit ulasan secara umum dari Samkok. Mungkin juga penafsiran saya bisa salah karena saya baru membaca dari sebagian isi kisah tersebut, tapi paling tidak ada satu poin yang dapat kita ambil untuk kehidupan kita yang lebih baik. Salam

Rabu, 22 Februari 2012

cara uninstall snow transformation pack

met pagi....
daripada iseng bengong jaga warnet, ane ada postingan nih cara uninstal snow transformation pack
cuman pengalaman pribadi, soalnya dulu pernah iseng-iseng buat windows 7 jadi kayak snow leopardnya machintos, bagus sih,,,,,awalnya...hehehe, tapi dicoba terus nyampe kira-kira 2 minggu pake itu malah tampilannya banyak yang error,,,,,dockernya g bisa dibuka, cuman iconnya tanda tanya semua,,,,,,akhirnya setelah sebulan pake ane putusin buat uninstal....
kirain masalahnya cuman sampe segitu, ternyata setelah diuninstall tampilannya tetep kayak gitu,,,,tapi ane liat di control panel, icon snow transformnya gak ada??haduh,,,trus gmana mw uninstal...?????
trus setelah coba2 diutak-utik n tanya-tanya temen akhirnya ane dapet trik nih buat uninstal tuh snow transform

caranya:
1. cari file installer yang kita buat nginstal sebelumnya
2.install ulang aplikasi tersebut, soalnya kemungkinan besar udah corrupt
3.ikuti petunjuk hingga snow transformation pack terinstall sempurna
4. setelah terinstall sempurna, barulah diuninstall lagi, hehehe

Gampang kann????cobain aja cara ini,,,daripada pusing2 pake software uninstaller kemarin udah tak coba gak bisa2

udah dulu postingan kali ini


Sabtu, 17 Desember 2011

sebuah anggapan

diam..
dan hanya diam...
itulah yang sering kulakukan
aku memang suka diam

ketika aku bicara
kalian akan menganggapku aneh
ketika aku tertawa terbahak2
kalian anggap itu juga aneh

aku ingin terlepas dari tubuh ini
ingin lepas dari sebuah anggapan

ya, memang ini diriku
kalian nilai aku begini dan begitu
itu semua memang wajar

ingin ku ubah segala anggapan kalian
dan suatu saat saat aku melakukan apapun itu
kalian tahu bahwa itu diriku

aku hanya butuh seseorang...

Sabtu, 10 Desember 2011

:)

hari minggu, harusnya jadi weekend yang menyenangkan buat istirahat. tapi kok malah tugas menumpuk, siangnya ntar keja shift 2...hehehe, gapapa coz itu semua udah pilihanku.
pagi tadi bangun kesiangan jam 6, rencana mau ngerjain tugas individu atk habis shubuh, tapi lum jadi dikerjain, hihihi. ya sudahlah ntar dikerjain sambil kerja, sekarang jam 8, waktunya ngerjain tugas kelompok atk dulu tapi kok temen2 yang lain pada sibuk sendiri???belum pada ngumpul....
oh iya, tugas organik juga ada, hehehe, tugas kelompok, udah dicicil sama temen, tapi masa aku g ngerjain apa2, dikumpul besok pagi lagi,haduhhhh.......

hadapi pagi ini dengan senyuman....:)

Kamis, 08 Desember 2011

titik redup

aku tak tahu kata-kata itu
sekarang masih terngiang-ngiang
hanya perasaanku saja, mungkin
ada setitik cahaya
remang-remang tapi
sangat redup
tapi aku sangat yakin kalo itu sebuah cahaya

saat ku terjatuh,
kunikmati semua luka
tak ada tangis
tak ada rasa mengeluh pula
semua kuhadapi
mungkin kau akan terheran
itu tidak masalah

tak peduli mata itu tahu atau tidak
aku hanya menjalani takdirku